Argumen kosmologis tentang keberadaan begu ganjang

0
754
views
argumen begu ganjang
argumen begu ganjang

Apakah begu ganjang itu benar-benar ada, nyata kelihatan atau hanya terungkap di dalam pikiran saja, tidak kelihatan? Apakah realitas yang tidak kelihatan itu ada? Anselmus dari canterbury menyajikan satu argumen ontologis tentang keberadaan (eksistensi) dari realitas yang tak kelihatan itu, bahwa keberadaan bukanlah suatu ciri khas yang rill. Menurut Anselmus ada dua jenis keberadaan, yakni keberadaan dalam pemikiran (dalam pengertian) dan keberadaan dalam realitas. Keberadaan dalam pemikiran maksudnya keberadaan yang secara realitas tidak kelihatan, sedangkan keberadaan yang realitas adalah keberadaan yang tampak. Di dukung dengan argumen kosmologis oleh Thomas Aquinas. Aquinas menyajikan bahwa “sesuatu keberadaan tidak bisa muncul dari yang tidak ada” atau dengan perkataan lain: “setiap keberadaan ada yang menyebabkan keberadaan itu ada, dan itulah keberadaan yang kekal itu”. Dengan demikian ada keberadaan akibat dan ada keberadaan penyebab. Tetapi yang menjadi persoalan bukanlah masalah „keberadaan penyebab‟ melainkan perihal „keberadaan akibat‟ atau „keberadaan temporal.

Baca juga : Penegakan Hukum Terhadap Praktek Begu Ganjang

Jadi, begitulah halnya dengan keberadaan begu ganjang tersebut, begu ganjang tersebut ada karena dibuat ada dalam pemikiran manusia. Misalnya kalau berhala yang dipuja manusia itu bernama jin, maka tentu saja jin tersebut akan tetap ada bagi pengabdipengabdinya. Jika itu tuyul maka tuyul pun akan selalu ada bagi pengabdinya, dan juga jika yang dipuja manusia itu gendurwo pun tetap gendurwo tersebut selalu ada bagi pemujapemujanya. Begitulah halnya dengan keberadaan begu ganjang tersebut.

Leave a Reply