Jadi Ini Stempel Sisingamangaraja XII

0
1379
views
Stempel Sisingamangaraja XII
Stempel Sisingamangaraja XII

Sebagai bangsa besar yang menghargai jasa-jasa pahlawannya, Orang Batak pastilah mengenal Ompu Pulo Batu alias Sisingamangaraja XII. Banyak halak hita sekarang pasti mengenal sosoknya sebagai seorang Pahlawan Nasional yang dikenal gigih melakukan perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda. 

Bahkan karena gigihnya perlawanannya, Ompu Pulo Batu menjadi Singamangaraja pertama yang berhasil menyatukan banyak orang Batak untuk melawan penjajah Belanda. Dia juga pernah mencoba untuk mengajak orang-orang Indonesia asli yang kerja sebagai serdadu Belanda (KNIL) biar mereka memberontak. 

Setelah dua kali (1878 dan 1883) kalah bertempur, Sisingamangaraja XII pun melanjutkan perang gerilyanya dari hutan belantara Dairi, sampai akhirnya kalah juga ditembak patroli Belanda tahun 1907.

Nah, selain perjuangan melawan penjajah tersebut, tahukah kalian kalau Sisingamangaraja XII juga dikenal dengan beberapa hal terkait dengan budaya baca-tulis. Jadi, biarpun kalah, Si Singamangaraja XII tetap saja populer di antara halak hita pada saat itu.

Malah dia dijadikan simbol perlawanan terhadap penjajah pada saat itu. Karena gigihnya melawan penjajah, makanya Si Singamangaraja XII tidak hanya diakui/dihormati sama halak hita yang berada di cakupan pengaruhnya atau Tano Ni Sumba (Samosir Utara, Toba Holbung, Habinsaran, Humbang, dan Silindung) saja, tapi juga di luar Tano Ni Sumba. 

Di buku “Sejarah Perkembangan Tulisan Batak” tahun 2009  Uli Kozok menjelaskan bahwa 

“Berkat kharismanya dan terangkat oleh gelombang perasaan anti-Belanda Singamangaraja XII bukan saja diakui di  kampungnya sendiri, yaitu di Tano ni Sumba, melainkan juga di Tano ni Lontung, dan bahkan di daerah luar Toba, seperti Dairi, Simalungun, dan Karo.”

Karena popularitasnya tadilah makanya Sisingamangaraja XII menjadi Orang Batak pertama yang punya pengaruh yang begitu luas, sampai dia pun merasa perlu membuat stempel untuk memperlihatkan kepada dunia luar bahwa statusnya setara dengan raja-raja lain di Sumatera. 

Stempel Sisingamangaraja XII
Stempel Sisingamangaraja XII

Bagaimana ceritanya?

Dari stempel inilah, Sisingamangaraja XII menjadi raja pertama (bukan satu-satunya karena ada juga stempel yang dimiliki oleh salah seorang raja di Simalungun) di Tanah Batak. Dia juga menjadi raja batak pertama yang memakai kertas sebagai media tulis.

Dalam ceramahnya di Universitas Negeri Medan beberapa waktu lalu, Uli Kozok mengatakan setidaknya ada tiga jenis stempel yang digunakan Sisingamangaraja XII untuk surat menyurat kepada pemerintah kolonial Belanda atau Zending Kristen, IL Nommensen. 

Tiga stempel itu sama-sama berasal dari abad ke- XIX dengan rentang waktu 10 sampai 20 tahun.

“Ini sekaligus membuktikan bahwa Sisingamangaraja XII telah melakukan tiga kali percobaan dalam pembuatan stempel untuk berhubungan dengan pihak lain. Stempel yang ketiga bentuknya lebih baik dan sempurna dari dua stempel sebelumnya,” kata profesor dari University of Hawaii ini.

Baca juga : Sinamot, Tuhor ni Boru Dianggap Menghina. Apa yang salah dengan Kalimat itu?

Leave a Reply